Pages

Tuesday, 23 August 2011

10 malam Terakhir Ramadhan

MALAM LAILATUR QADAR



10 akhir Ramadhan adalah merupakan di antara malam-malam yang penuh dengan keberkatan dan kelebihan yang tertentu. Malam-malam ini adalah merupakan malam yang ditunggu-tunggu oleh seluruh orang mukmin. Bulan Ramadhan, Al Quran dan malam Lailatulqadar mempunyai hubungan yang rapat antara satu sama lain sebagaimana yang diterangkan di dalam kitab Allah dan hadis Rasulullah s.a.w. di antaranya firman Allah s.w.t.
Maksudnya: “Sesungguhnya kami menurunkan Al-Quran pada malam Lailatulqadar dan apakah yang menyebabkan engkau mengerti apa itu Lailatulqadar. Lailatulqadar lebih baik daripada 1000 bulan. Pada malam itu, para malaikat dan Jibril turun dengan keizinan daripada Tuhan mereka untuk setiap urusan. Malam ini sejahtera hingga terbit fajar”.

Sempena 10 malam terakhir ramadhan tahun ni. Marilah kita bersama-sama memeriahkan malam kita dengan bacaan ayat-ayat suci Al-Quran. Semoga kita diberi peluang untuk bertemu dengan malam seribu bulan. Insyallah.
Rasulullah s.a.w bersabda, “Berusahalah untuk mencari lailatul qadar pada malam yang ganjil dari sepuluh malam terakhir di bulan Ramadhan.” Riwayat Bukhari.
Pernah di malam itu al-Quran diturunkan dari Luh Mahfuz ke langit dunia, Baitul Izzah. Mukmin sejati semakin menggiatkan ibadah mereka khususnya di seluruh 10 malam terakhirnya, yakin pahala di salah satu dari malam-malam tersebut digandakan pahalanya sebanyak ibadah yang sama dikerjakan selama 1000 bulan!
Itulah malam Lailatul Qadar. Pada 10 malam tersebut, demi berebut untuk mendapatkannya, Rasulullah S.A.W mengasingkan dirinya dari isteri-isterinya, beriktikaf di dalam Masjid Nabawi, beribadah dan bermunajat kepada Allah S.W.T sambil diikuti oleh para Sahabat R.A.
Diantara ibadah-ibadah yang boleh dilakukan ialah qiamulail, puasa fardhu, berbuka, solat Tarawih, tilawah al-Quran, berdoa, zikir, istighfar, memuhasabah diri, merancang untuk amalan diri dan sebagainya.



Majlis Rumah Terbuka Aidilfitri

Assalamualaikum...

Hari ini aku nak cerita tentang sambutan raya di sekolah aku, waktu aku tingkatan 4.
Pada masa itu, aku baru habis menderita demam. :)
hehe Majlis yang berlangsung sangat meriah dan pelbagai hidangan yang di sajikan.
Misalnya nasi ayam, bihun sup, kuih-muih,ketupat,lemang,rendang dan macam-macam lagi.
Tak terdaya nak habiskan semua. Kenangan waktu tu paling menyeronokan. Pelbagai kerenah kawan-kawan dan pelajar lain. Perkara seperti itulah yang merapatkan silaturahim sesama kita.
walaubagaimanapun, adanya kenangan membuatkan hidup kita lebih meriah.
hehe SELAMAT MENJALANI IBADAH PUASA

Sunday, 14 August 2011

HikMaH di BuLaN rAmAdHan


Hikmah Puasa Di Bulan Ramadhan


Firman Allah ta'ala:
شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِيَ أُنزِلَ فِيهِ الْقُرْآنُ
Artinya: "Ramadhan ialah bulan yang di dalamnya Al-Quran diturunkan"
(Q.S. Al-Baqarah:186)


Ayat dari Al-Quran ini menggambarkan keagungan dari bulan Ramadhan. Kaum Sufi umumnya sepakat bahwa bulan ini adalah saat terbaik untuk pencerahan kalbu. Orang yang melaksanakan puasa, sering memperoleh kashaf dalam bulan ini.

Shalat mensucikan ruhani dan puasa mensucikan kalbu. Pensucian ruhani mengandung arti bahwa manusia bisa dilepaskan dari segala nafsu ego yang membawanya kepada dosa, sedangkan pensucian kalbu mengandung makna bahwa pintu gerbang kashaf akan dibukakan sehingga manusia bisa melihat Tuhan-nya. (Malfuzat, vol. IV, hal. 256-257).



* * *

Suatu ketika aku sedang merenungi tujuan dari cara menebus puasa yang terlewat dan aku berkesimpulan bahwa penebusan tersebut diatur agar manusia dikaruniai kemampuan dan kekuatan untuk melaksanakan puasa secara sempurna. Hanya Allah s.w.t. yang bisa memberikan kekuatan dimaksud dan segala sesuatu sebaiknya diminta dari Tuhan. Dia itu Maha Kuasa, jika Dia berkehendak maka Dia akan menganugrahkan kekuatan melaksanakan puasa kepada seorang yang menderita tuberkulosa.

Tujuan dari peraturan tentang membayar puasa adalah agar manusia diberikan kekuatan guna melaksanakan puasa, dimana hal ini hanya bisa diperoleh berkat rahmat Ilahi. Sewajarnya kita berdoa:
"Ya Allah, ini adalah bulan-Mu yang berberkat sedangkan aku telah dikucilkan dari keberkatan tersebut. Aku tidak tahu apakah aku masih tetap hidup pada tahun mendatang atau punya kesempatan untuk melaksanakan puasa yang telah terlewatkan. Berkatilah aku dengan rahmat-Mu berupa kekuatan melaksanakan puasa ini."

Aku yakin bahwa ia yang memohon demikian akan dikaruniai Allah s.w.t. dengan kekuatan yang diperlukan. Jika Allah s.w.t. berkehendak, mungkin Dia tidak akan memberikan batasan bagi umat Muslim sebagaimana Dia telah tentukan-Nya bagi umat terdahulu. Tetapi tujuan dari batasan itu adalah untuk meningkatkan kesejahteraan umat dimaksud. Menurut pendapatku, jika seseorang berdoa kepada Allah s.w.t. dengan segala ketulusan memohon agar ia tidak diasingkan dari berkat-berkat bulan Ramadhan maka ia tidak akan diasingkan. Jika kemudian yang bersangkutan jatuh sakit dalam bulan Ramadhan maka sakitnya menjadi sumber rahmat baginya karena nilai setiap tindakan ditentukan oleh niat yang mendasari. Sepatutnya bagi mukminin jika ia bisa membuktikan dirinya memiliki keberanian di jalan Allah s.w.t.

Ia yang sepenuh hati bertekad untuk melaksanakan puasa tetapi terhalang karena sakit yang diderita sedangkan hatinya sangat ingin mengerjakan puasa tersebut, ia tidak akan dikaliskan dari rahmat pelaksanaan puasa dan adalah para malaikat yang menggantikannya berpuasa. Hal ini merupakan suatu hal yang pelik. Jika seseorang merasa berpuasa itu sulit karena kemalasan ruhaninya dan berkhayal bahwa ia sedang kurang sehat sehingga tidak boleh melewatkan waktu makan karena dianggapnya akan membawa berbagai penyakit, maka orang seperti ini jika menganggap rahmat Tuhan akan tetap berada di sisinya, sesungguhnya ia tidak berhak atas pahala ruhani apa pun. Sebaliknya dengan seseorang yang bergembira atas kedatangan bulan Ramadhan dan berhasrat melaksanakan puasa tetapi tertahan karena sakit yang dideritanya, ia malah tidak akan dikaliskan dari berkat Ramadhan.

Banyak orang yang mencari-cari alasan tidak berpuasa dan membayangkan jika mereka bisa menipu manusia lain maka mereka juga bisa mengelabui Tuhan. Orang-orang seperti ini membuat penafsiran sendiri yang dianggapnya benar, padahal sesungguhnya mereka keliru dalam pandangan Tuhan. Ruang lingkup penafsiran seperti itu sebenarnya amat luas dan ada yang terbiasa menafsirkan sendiri sehingga misalnya ada yang melakukan shalat sambil duduk sepanjang hidupnya atau sama sekali tidak melaksanakan puasa. Sesungguh¬nya Allah s.w.t. amat mengetahui motivasi dan niat tiap orang dalam beribadah. Allah s.w.t. mengetahui niat dan hasrat yang tulus dan Dia akan memberkati yang bersangkutan, mengingat hasrat hati seseorang dianggap suatu yang berharga dalam pandangan Tuhan.

Mereka yang mencari-cari helah sebenarnya bertumpu pada penafsiran mereka sendiri, sedangkan penafsiran seperti itu tidak ada nilainya di hadapan Tuhan. Suatu ketika, saat sedang melanjutkan puasaku selama enam bulan, aku bersua dengan sekelompok Nabi-nabi yang menegur karena dianggap aku terlalu keras membebani diriku sendiri dan memerintahkan kepadaku untuk menghentikannya. Jadi jika seseorang membebani dirinya terlalu keras demi Tuhan-nya maka Dia akan berbelas-kasihan seperti orang tua kita yang melarang kita meneruskannya. (Malfuzat,vol.
IV, hal.258-260)

sHoRt StoRy FoR yOuRs


mIsEr'S FiNaL WiSh 

There was a man who had worked all of his life and had saved all of his money. He was a real miser when it came to his money. He loved money more than just about anything, and just before he died, he said to his wife, "Now listen, when I die, I want you to take all my money and place it in the casket with me. I wanna take my money to the afterlife."
So he got his wife to promise him with all her heart that when he died, she would put all the money in the casket with him.
Well, one day he died. He was stretched out in the casket, the wife was sitting there in black next to her closest friend. When they finished the ceremony, just before the undertakers got ready to close the casket, the wife said "Wait just a minute!" she had a shoe box with her, she came over with the box and placed it in the casket.
Then the undertakers locked the casket down and rolled it away.
Her friend said, "I hope you weren't crazy enough to put all that money in the casket."
She said, "Yes, I promised. I'm a good christian, I can't lie. I promised him that I was going to put that money in that casket with him."
"You mean to tell me you put every cent of his money in the casket with him?"
"I sure did, " said the wife. "I got it all together, put it into my account and I wrote him a check." 

JoKes fOr FuNny



ThE MaGiC fRoG
A woman was out golfing one day when she hit her ball into the woods. She went into the woods to look for it and found a frog in a trap. The frog said to her, "If you release me from this trap, I will grant you 3 wishes."
The woman freed the frog and the frog said, "Thank you, but I failed to mention that there was a condition to your wishes-that whatever you wish for, your husband will get 10 times more or better!"
The woman said, "That would be okay," and for her first wish, she wanted to be the most beautiful woman in the world.
The frog warned her, "You do realize that this wish will also make your husband the most handsome man in the world, an Adonis, that women will flock to."
The woman replied, "That will be okay because I will be the most beautiful woman and he will only have eyes for me." So, KAZAM - she's the most beautiful woman in the world!
For her second wish, she wanted to be the richest woman in the world. The frog said, "That will make your husband the richest man in the world and he will be ten times richer than you."
The woman said, "That will be okay because what is mine is his and what is his is mine." So, KAZAM she's the richest woman in the world!
The frog then inquired about her third wish, and she answered, I'd like a mild heart attack."

bUbUr LamBuK sEmPenA RaMadHAn






RESEPI BUBUR LAMBUK
1Beras8 kilo
2Daging lembu - dicincang4 kilo
3Udang kering - dikisar1/2 kilo
4Halia - dikisar1/2 kilo
5Bawang Putih - dikisar1/2 kilo
6Bawang Besar - dikisar1/2 kilo
7Rempah sup adabi (serbuk)1 paket besar
8Penumis1 bungkus
9kacang campur (kebiasaannya buat nasi goreng)1 bungkus besar
10cili padisecukup rasa
11minyak masak2 paket
12Daun sup, daun bawang dan bawang goreng (hiasan)secukup rasa
13garam dan gulasecukup rasa
CARA

Panaskan minyak masak. Kemudian masukkan bahan penumis diikuti oleh bahan bahan yang telah dikisar. Tumis bahan tersebut sehingga garing dan naik bau. Masukkan rempah sup dan seterusnya daging yang telah dicincang kecil. Gaul sehingga daging tersebut empuk. Masukkan air sehingga 3/4 penuh dari periuk. Setelah air mendidih, masukkan beras. Bubur hendaklah sentiasa di kacau apabila beras telah mula kembang. Masukkan kacang campur dan kacau lagi. Masak bubur selama 2 hingga 2 1/2 jam. Sebelum diangkat, masukkan cili padi, daun sup, daun bawang dan bawang goreng dan digaul sehingga rata.


Wednesday, 10 August 2011

KEISTIMEWAAN BULAN RAMADHAN




Firman Allah SWT di dalam Surah Al-Baqarah, Ayat 183 :
Maksudnya : “Wahai orang-orang yang beriman! Kamu diwajibkan berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang yang dahulu daripada kamu, supaya kamu bertakwa. “

Bulan Ramadhan tidak boleh dibandingkan dengan bulan yang lain kerana padanya terdapat perlbagai kelebihan dan keistimewaan serta limpahan rahmat dan keampunan daripada Allah. Sabda Rasullah Saw :
Maksudnya : “Apabila datangnya ramadhan, maka dibukakan pintu-pintu syurga, ditutup pintu-pintu neraka dan dirantai syaitan-syaitan.” (Muttufaqun ‘Alaihi)

Sabda Baginda SAW :
“Sesungguhnya di dalam syurga ada satu pintu yang dinamakan Ar Rayyan, orang-orang yang berpuasa sahaja memasukinya manakala orang lain selain meraka tidak dibenarkan masuk.” (Muttufaqun ‘Alaihi)

Sabda Baginda SAW lagi :
“Bagi orang yang berpuasa itu merasai dua kegembiraan iaitu apabila berbuka puasa dia gembira dengan berbuka puasanya dan apabila dia bertemu dengan Tuhannya dia gembira dengan ibadat puasanya,”

Rasulallah SAW juga menyatakan bahawa orang-orang yang berpuasa mendapat kemuliaan disisi Allah SWT sebagaimana sabda Baginda SAW :
“Demi Allah yang Muhammad berada di dalam genggamannya, bahawasanya bau mulut orang-orang yang berpuasa itu lebih harum baunya disisi Allah daripada bauan kasturi.” (Muttufaqun ‘Alaihi)

Bahkan lebih inda lagi apabila bulan ramadhan ini dikaitkan dengan penurunan Al-quran sebagaimana firman Allah SWT :
Maksudnya : “(Masa yang diwajibkan kamu berpuasa itu ialah) bulan Ramadan yang padanya diturunkan Al-Quran, menjadi petunjuk bagi sekalian manusia dan menjadi keterangan-keterangan yang menjelaskan petunjuk dan (menjelaskan) perbezaan antara yang benar dengan yang salah. Oleh itu, sesiapa dari antara kamu yang menyaksikan anak bulan Ramadan (atau mengetahuinya), maka hendaklah dia berpuasa bulan itu dan sesiapa yang sakit atau dalam musafir maka (bolehlah dia berbuka, kemudian wajiblah dia berpuasa) sebanyak hari yang ditinggalkan itu pada hari-hari yang lain. (Dengan ketetapan yang demikian itu) Allah menghendaki kamu beroleh kemudahan dan Dia tidak menghendaki kamu menanggung kesukaran dan juga supaya kamu cukupkan bilangan puasa (sebulan Ramadan) dan supaya kamu membesarkan Allah kerana mendapat petunjukNya dan supaya kamu bersyukur.”

Alangkah istimewanya ibadah puasa kerana dinisbahkan secara khusus kepada Allah SWT sebagaimana sabda Rasulallah SAW : Maksudnya : Allah SWT telah berfirman : “Setiap amalan anak Adam adalah untuknya melainkan puasa. Ia adalah untukku dan Akulah yang akan membalasnya.” (Muttufaqun ‘Alaihi)
Seterusnya, keistimewaan yang amat dinanti-nantikan dan menjadi idaman setiap insan yang dahagakan ganjaran pahala daripada Allah SWT iaitu malam Lailatul Qadr. Firman Allah SWT : Maksudnya : Sesungguhnya telah kami turunkan Al-Quran pada malam Lailatul Qadr. Tahukah engkau apa itu malam Lailatul Qadr? Malam lailatul Qadr itu lebih baik daripada seribu bulan. Turun pada malaikat dah ruh (Jibril) pada malam itu dengan izin Tuhan mereka untuk mengatur segala urusan. Selamatlah malam itu sehingga terbit fajar. (Surah Al-Qadr).

Monday, 1 August 2011

apabila bulan Ramadhan tibe.....

hari ni 1.8.11, iaitu hari pertama ak berpuase tnpa keluarga..
terasa agak sedih tp tetap tabah kn diri.. hehe
Tibe nye Ramadhan.. pelbagai telatah n kerenah yg dpt kite lihat..
ia mengingat kn ak.. mase masih di bangku sekolah ag..
zaman itu lah yg memberikan kite byak kenangan manis n pahit hehe...

sewaktu d sekolah.. haha jeng2..
ok..biase la.. cuace pnas... cikgu pulak bg kerja byak2 pulak uh.. ad yg suh p sane sruh p ci tuh..
ak pon pnat ar.. bile pnat. dahage..hahhaha time tuh la ak mule beroperasi.. haha kank2 ribena la kate kn hehe.. ak pon pe ag.. pg kntin.. mase tuh kntin bukak untk plajar2 bukan islam.. ak ngan selambe pegi je beli air.. haha byak kali kot buat.. tuh sebelum "remaje" ar ..hehehe
 sekarang nih aku da insaf da..

xwat da keje2 cm tuh hahaha